Back to Blog
Tutorial · 2 min read ·
5

Manajemen Kategori Bank Soal

Pengaturan kategori dalam Bank Soal adalah langkah fundamental untuk menjaga organisasi materi ajar Anda tetap rapi. Dengan membagi soal per bab atau per kompetensi, Anda dapat dengan mudah melakukan penarikan soal secara acak (random question) saat ujian besar nanti.

Manajemen Kategori Bank Soal

Tujuan dari panduan ini adalah agar Anda mampu membuat "Folder" atau Kategori khusus untuk memisahkan soal Bab 1, Bab 2, dan seterusnya.

1. Mengakses Menu Kategori

Menu ini berada di dalam pusat kendali Bank Soal:

  1. Klik menu Selengkapnya pada barisan tab di bagian atas kursus Anda.
  2. Pilih Bank soal.
  3. Klik tanda panah kecil (dropdown) pada tulisan "Bank soal" di pojok kiri atas (di bawah tab menu), lalu pilih opsi Kategori.

2. Membuat Kategori Baru (Folder Soal)

Setelah halaman Kategori terbuka, gulir layar ke bagian bawah hingga Anda menemukan formulir Tambah kategori:

  1. Kategori Induk (Parent Category): * Pilih "Default for [Nama Kursus Anda]". Ini akan memastikan kategori tersebut berada di dalam mata pelajaran yang sedang Anda ampu.
  2. Nama (Name):
  • Ketikkan nama kategori dengan jelas (Contoh: BAB 1 - Pengenalan Hardware atau PAS Ganjil 2026).
  1. Info Kategori (Category Info):
  • (Opsional) Berikan keterangan singkat mengenai isi kategori tersebut.
  1. ID Number: * Bisa dikosongkan.
  2. Klik tombol Tambah kategori.

Tampilan Membuat Kategori

3. Memindahkan Soal ke Dalam Kategori

Jika Bapak/Ibu sudah memiliki soal di Bank Soal dan ingin merapikannya ke dalam kategori yang baru dibuat:

  1. Kembali ke tab Bank Soal di Bank Soal.
  2. Centang kotak kecil di sebelah kiri soal-soal yang ingin dipindahkan.
  3. Pada bagian bawah daftar soal, cari menu dropdown Pindahkan ke (With selected, move to...).
  4. Pilih nama kategori tujuan yang baru saja Anda buat.
  5. Klik tombol Pindahkan ke.

Mengapa Kategorisasi Ini Sangat Penting?

Dengan kategori yang rapi, Anda bisa menggunakan fitur "Add a random question" saat membuat kuis.

Contoh Skenario:

"Saya ingin sistem mengambil 10 soal secara acak dari Kategori BAB 1 dan 10 soal dari Kategori BAB 2 untuk setiap siswa."

Hal ini akan mengakibatkan setiap siswa menerima kombinasi soal yang berbeda-beda, sehingga efektivitas ujian dalam mencegah kecurangan meningkat drastis.

Share this article

Related Articles